So many people ask me about this so I better write it down..and also it's a note for me to learn again and remember how could I pass this moment... (Cieee padahal yg nanya cuma 1 or 2 org,heehehe)
Nih buat my friend, Shella juga,yang sedang berjuang...go go shella and icia...!! :)
So after the first year birthday celebration, I had decided to stop breastfeeding and started formula. Joice is old enough to be protected with breast milk, she is now ready to take any kind of milk to balance her nutrience. Though some people say actually breast milk is consider good and nutritious until 2 years old, but I,myself have doubted that. Joice, as physically also ready I think. She's getting taller,mature, and it's not right to see this big girl still sitting on mommy's lap and can't go around so much because she would come back for milk..adohhh yg bener aja, udah setua gini loh....
Hal yang pertama: cari info sebanyak-banyaknya dari semua temen2 yang kasi asi juga, how to shift from breast to bottle yah?
Ada banyak cara yang didapat:
1. Langsung stop dgn kasi yang pahit-pahit, ini untuk anak yang susahhh bgt stop nya. Jadi harus langsung mendingan. Setelah pahit, biasanya mereka akan give up,ketika disodorin lagi pasti menolak. Wueekk gitu katanya :) yah rasa jamu pahit or minyak angin gitu loh...siapa yang mau coba...tapi setelah itu, ada beberapa kasus, mereka jadi ga doyan susu setelahnya...sama sekali, dan bahkan menolak botol. Susu jadi susah masuk, anak jadi kurus..*sigh
2. Langsung stop tanpa pahit pahit, ini juga untuk anak yang 'sulit' , biasanya anak2 ini juga jadi susah susu dan makan. Makan hanya jenis tertentu saja selama seminggu atau absen susu selama seminggu,lalu mulai meminum susu kembali. Tapi ada jeda waktu istilahnya..still ☺kªªªÿ.. Asal memang akhirnya minum susu
3. Bertahap dengan cara stop pagi, siang, baru malam yang terakhir. I chose this way, untuk menguragi engorgement on breast, karena punya background seperti itu, lupa pompa maka aduhai rasa bengkak dan sakit yg tak tertahankan. Namun pada state ini, memang breastmilk sudah jauh menyusut, tapi pengalaman buruk tetap membayangi. Lebih baik prevent toh yah,daripada bengkak, daku bs mati pingsan ga tahan hohohoh. Masukan dari teman yang mencoba caranya adalah memberi formula dulu,baru diberi nen. Jadi nen terakhir, setelah formula sudah masuk banyak,dengan cara ini, kita ga bengkak karena berkurang scr perlahan supply susu nya (thanks a lot ci rose for your wejangan..). Pertama kali coba adalah susu uht kotak gambar sapi. Sudah di atas setahun,sudah boleh. Setelah beberapa hari, joice ngambek, ga mau lagi uht nya,maka dengan sendok,dipaksa minum sambil nonton tv, setelah itu pas mau bobo,digendong saja, agak sedih dia,tp nrimo2 aja,karena perut sudah terisi oatmeal + susu 125 ml. Sangat cukup. Siang hari agak give up deh, jadi kasi nen. Malam juga. Setelah itu, cari2 and hunting sufor apa yg mgkn dia suka taste nya. Jadilah kami penadah susu. Teman gereja yang baik2 hati ini menyumbang sample susu untuk 2x 100 ml. Ada berbagai merk. Namanya anak2,sukanya madu. Walahhhh suppose to give her vanilla sbg starter...so akhirnya my sister-in-law punya cadangan anmum vanilla. Iseng ah bikin.... Ternyataaaaa langsung habis dalam sekejap! Puji Tuhan....after 2x100 ml,wah mulai pede nih,mamanya,siang kasi anmum lalu gendong saja, malam pun juga. Dalam satu hari akhirnya semua beressss... She took the bottle..horeeee, untuk release dan enak so I pumped my breastmilk..uh oh ternyata sudah habis juga supply ibu sapi ini, tinggal 50 ml saja..wow cepet sekali berkurang dalam beberapa minggu ini...senangggg,setelah pumped for the second time, then the milk finally kering kerontang...wah lega jugaaaa. Joice bobo enakkkk skaliiii...anmum juga cocok tanpa sulit poo or allergic. Everything goes weeellll. Thank you Lord...because not longgggggg enough, I discovered that I pregnant again...oh great, lepas satu, datang satu, yahooooo... But somehow I believe this is God's work. He gave us another child means He still trust us to raise one more child godly :) big responsibility for me and my husband, but its quite exciting,because I know He has plan for us...
Anyway, after we discover it's a baby boy, I believe even more that this is God's will upon our little family..capenya skalian dan waktunya tepat. By the time this baby boy born,joice is almost 2 years old. A good age difference for me... When joice will start the school, her lil bro will about one year old, ready to antar cece ke sekolah too hehehehe jadi bisa temenin mama, just like joice's age now...
Thank you God,please don't stop to guide your servants...


No comments:
Post a Comment